travel alhijaz, paket umroh murah 2017, umroh desember 2017, paket umroh januari 2017, paket umroh februari 2017, paket umroh maret 2017, daftar haji plus, jadwal keberangkatan umroh, kontak travel alhijaz, alamat kantor travel alhijaz, lokasi kantor travel alhijaz, travel alhijaz indowisata| travel umroh haji plus di jakarta utara, jakarta timur, jakarta barat, jakarta selatan, biaya promo paket umroh murah bulan desember 2016-2017 flight by Saudi Airlines | Travel Umroh Alhijaz Indowisata direct madinah

Spesial PROMO UMROH 2017 | Travel Umroh AlHijaz Indowisata Jakarta Timur | Harga Paket Umroh Murah Promo 2017 Fadhilah Membaca Al QuranPromo Paket Umroh Murah 2017 | Travel Umroh Jakarta Timur Fadhilah Membaca Al QuranPromo Paket Umroh Murah 2017 | Travel Umroh Jakarta Timur

PAKET UMROH 2016-2017

Senin, 24 Agustus 2015

Besarnya Kegunaan Serta Manfaat Membaca Al Quran

Paket Umroh Murah Akhir Tahun 2015. Yang amat mengherankan, datang di kalangan ummat Islam terkait yang salah dalam menyikapi Al- Qur’an. Mereka mengakibatkan Al-Qur’an menjadi sarana berburu nafkah. Sebagian mereka menghapal Al-Qur’an oleh tujuan supaya bisa di pakai oleh masyarakat yang membutuhkannya pada acara-acara pernikahan lalu perayaan-perayaan tertentu.

Paket Umroh Murah Akhir Tahun 2015


Al-Qur’an datang menyinari hati yang gelap kemudian menyinari jiwa yang gersang. Kemudian dia hadir menjadi juru nasehat bagi masyarakat yang menginginkan bimbingan, menjadi pembawa kabar gembira bagi masyarakat yang ingin beriman setelah itu bagai pemberi peringatan bagi masyarakat yang mengingkarinya. Begitu tinggi kebaikan yang mampu dirasakan dengan kedatangannya, sehingga masyarakat yang sedih akan menjadi gembira dengan membacanya lalu masyarakat yang galau maka akan menjadi tenang jalannya beserta masyarakat yang hina maka akan menjadi mulia dengan mempelajari lalu mengamalkannya.

Paket Umroh Promo Desember 2015

Lebih jauh, diapun menjadi obat mujarab bagi segenap penyakit. Siapa saja yang membaca ayat- ayatnya sebagai pengobatan, jadi dia bisa mengenal kehebatan Al-Qur’an melalui menyembuhkan segenap penyakit dengan seizin Allah Ta’ala lalu sebagian penyakit yang kalangan medis sekarang ngak bisa menyembuhkannya. Sehingga tidaklah mengherankan bila disebut Al-Qur’an ialah penawar lalu rahmat bagi masyarakat yang beriman, seperti firman-Nya (yang maksudnya) :

“Kemudian kami turunkan Al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar (penyembuh penyakit fisik maupun rohani) dan rahmat tuk orang yang beriman kepada-Nya. “(QS. Al-Isra’ : 82).

Bahkan dilihat dalam aspek pahala lalu keutamaannya. Al-Qur’an menyimpan begitu padat pahala kemudian keutamaan bagi masyarakat yang membaca, mempelajari, memahami lalu mengamalkannya. Orang yang mahir membaca Al-Qur’an jadi di dalam hari kiamat bakal dikumpulkan bersama-sam rombongan malaikat yang mulia. Sedangkan bagi masyarakat yang terbata-bata pada membacanya bakal mendapatkan 2 pahala, seperti pahala dia membaca Al-Qur’an lalu pahala kesungguhan dalam membacanya dgn baik dan betul.

Paket Umroh Promo Akhir Tahun 2015

Al-Qur’an dapat datang di dalam hari kiamat bagaikan pemberi syafa’at tuk orang yang membacanya lalu mengamalkannya. Bahkan Al-Qur’an bisa jadi pelindung baginya untuk adzab Allah Ta’ala di dunia ataupun akhirat. Sehingga disebut, masyarakat yang mempelajari Al-Qur’an akan mengamalkannya menjadi sebaik-baik manusia, sebab Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (dimana maksudnya) :

“Sebaik-baik orang di antara kalian merupakan orang yang mempelajari Al-Qur’an lalu mengajarkannya.” (HR. Bukhari – Muslim).

Tetapi kebaikan, keutamaan lalu pahala tersebut tidak bisa dirasakan kecuali orang-orang yang diberi taufik kemudian hidayah Allah Ta’ala agar ingin beriman kepadanya, memahami, mempelajarinya, lalu bisa mengaplikasikannya. Adapun masyarakat yang ingkar terhadapnya, tidak mau beriman kepadanya, tidak mau membaca ataupun mempelajarinya, lebih lagi mengamalkannya, jadi sekali-kali dia tidak dapat merasakan manfaat sedikitpun. Malahan Al-Qur’an bisa menjadi sebab dihinakan lalu disesatkannya orang tersebut, lalu bakal menjadi hujjah (pertimbangan) di hadapan Allah Ta’ala tuk menyiksakan di dalam hari kiamat.

Dimana amet mengherankan, datang pada kalangan ummat Islam terkait yang salah pada menyikapi Al- Qur’an. Mereka menyebabkan Al-Qur’an menjadi sarana berburu nafkah. Segenap mereka menghapal Al-Qur’an dengan tujuan untuk boleh dipakai dengan masyarakat yang membutuhkannya dalam acara-acara pernikahan lalu perayaan-perayaan terpilih. Lalu dia mendapatkan upah untuk bacaannya. Muncul juga yang mempergunakan Al-Qur’an menjadi alat berburu nafkah dalam pemakaman kaum muslimin. Bilamana ada di antara kaum muslimin yang hendak menziarahi saudaranya di perkuburan publik, jadi tidak harus repot-repot membaca ayat-ayat Al-Qur’an lalu menghapalkan do’a-do’anya. Ini baru sebagian contoh kesalahan yang merebak di masyarakat lalu dianggap lumrah.

Akar dari musibah memilukan terkait merupakan adanya keyakinan bahwa bacaan Al-Qur’an yang mereka bacakan buat orang mati ini sanggup bermanfaat bagi si mayit. Sehingga mereka berlomba-lomba agar mengamalkannya, terlebih-lebih mereka antusiasme untuk melakukan amalan bid’ah terkait amat banyak daripada tuk ibadah yang wajib, yang amat terang keutamaan lalu faedahnya. Ambillah contoh, mereka amat getol dalam mengamalkan bi’dah terkait, sementara sholat berjama’ah di masjid mereka lalaikan.
Paket Umroh Promo Murah 2015 di Jakarta
Keinginan mereka, bacaan tersebut sanggup bermanfaat bagi si mayit agar terbebas dalam siksa kubur lalu mendapatkan pahala yang terus mengalir, padahal Allah Ta’ala kemudian Rasulnya tidak pernah mengajarkan yang demikian. Malahan ditegaskan dalam firman-Nya bahwa seseorang tidak menerima pahala tetapi untuk yang diusahakannya saja. Kalau usahanya benar jadi dia bisa menghasilkan balasannya lalu bilamana usahanya buruk dia akan menemukan balasannya pula. Allah Ta’ala berfirman (dimana maksudnya) :

“Dan bahwasanya seseorang tidak memperoleh selain apa yang telah di usahakannya. “(QS. An- Najm : 39).

Rasulullah Shallallahu ‘alahi wa sallam pula menegaskan dalam sabda beliau (yang maksudnya) :

“Kalau manusia meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga perkara : Shodaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, serta anak sholeh yang mendo’akannya. “(HR. Muslim).

Adapun bilamana bocah si mayit yang membaca Al-Qur’an, jadi pahalanya akan sampai kepadanya, sebab anak ialah hasil usaha ayahnya. Ini ialah pendapat ulama, diantaranya Al-Imam Asy- Syafi’i Rahimahullah.

Yang perlu dipertanyakan, bagaimana mungkin Al-Qur’an sanggup memberi manfaat untuk si mayit, yang semasa hidupnya suka melalaikan sholat, suka berbuat maksiat, lalu perbuatan dosa yang sebagainya ? Bahkan Al-Qur’an sendiri malah memberinya kabar bagus dengan kecelakaan lalu siksa.
Travel Umroh Dian Cahaya
Allah Ta’ala gaklah menurunkan Al-Qur’an yang mulia terkait tetapi untuk dibaca, dimengerti lalu diamalkan isinya. Dimana berupa perintah sebaiknya dikerjakan dengan ikhlas lalu seperti dengan contoh melalui Rasulullah Shollallahu ‘alahi wa sallam lalu para sahabatnya radhiyallahu ‘anhum ajmai’in. Paket Umroh Murah Akhir Tahun 2015 Adapun yang berupa larangan sebaiknya dijauhi dengan sejauh-jauhnya. Kemudian pasti tidak ada yang mampu mengerjakannya melainkan masyarakat yang hidup dimana masih sehat akal lalu fikirannya beserta masih terlindung fitrahnya. Sehingga jelaslah, bahwa Al-Qur’an bener-bener buat orang hidup tidak merupakan buat orang mati.

0 komentar:

Posting Komentar